Tipe-tipe Investasi, Manakah yang Sesuai dengan Anda?
Topik investasi saat ini semakin sering dibahas di mana-mana. Derasnya arus informasi membuat masyarakat jadi lebih teredukasi tentang pentingnya investasi. Instrumen-instrumen investasi juga semakin mewarnai tren keuangan saat ini. Mulai dari investasi emas, trading forex, hingga investasi saham properti menjadi beberapa tipe-tipe investasi yang paling banyak dipromosikan. Tapi, memilih instrumen investasi juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada banyak faktor yang perlu diperhatikan sebelum mulai berinvestasi, ada baiknya Anda membaca ulasan berikut.
Tipe-Tipe Investasi Berdasarkan Risiko
Berinvestasi tidak melulu tentang keuntungan. Di balik itu, tiap investasi memiliki risiko yang harus diperhitungkan. Dengan memahami risiko investasi, maka Anda juga akan lebih bijak dalam berinvestasi. Risiko investasi terdiri dari 3 jenis, yaitu:
- Low Risk: Investasi low risk adalah bentuk investasi dengan risiko yang sangat rendah. Risiko kehilangan modal pada jenis investasi ini tergolong kecil dan Anda tetap bisa memperoleh keuntungan. Tipe investasi ini cocok bagi Anda yang belajar berinvestasi.
- Medium Risk: Investasi medium risk memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi dibandingkan investasi low risk. Namun, risikonya juga tidak sebesar tipe high risk. Anda mungkin harus mengeluarkan modal yang sedikit lebih banyak untuk tipe investasi ini. Hasil dari investasi ini bisa dinikmati dalam jangka waktu pendek maupun panjang.
- High Risk: Tipe investasi ini memiliki tingkat risiko:untung mencapai 50/50. Modal yang dikeluarkan juga tentunya tidak sedikit dan berpotensi mengakibatkan kerugian yang cukup fatal. Biarpun demikian, apabila tipe investasi ini berhasil maka ia juga bisa memberikan keuntungan yang sangat besar.
Setiap tipe-tipe investasi memiliki salah satu dari risiko yang disebutkan di atas. Untuk memahami lebih dalam, Anda bisa menyimaknya di dalam tabel berikut:
|
Jenis Investasi |
Kelebihan |
Kekurangan |
Tujuan |
risiko |
|
Emas |
Likuiditas tinggi |
Membutuhkan tempat penyimpanan yang aman |
|
Low Risk |
|
Reksadana Pasar Uang |
Likuiditas tinggi |
Fluktuasi harga rendah |
|
Low Risk |
|
Deposito |
Likuiditas tinggi |
Terpengaruh atau tidak dapat menetralisir efek inflasi keuangan |
|
Low Risk |
|
Reksadana Pendapatan Tetap |
Likuiditas tinggi |
Fluktuasi harga sedang |
|
Medium Risk |
|
Obligasi |
Likuiditas tinggi, imbal hasil lebih tinggi daripada tipe bunga deposito |
Tidak bisa menahan dan menetralisir efek inflasi |
|
Medium Risk |
|
Reksadana Saham |
Likuiditas tinggi |
Fluktuasi harga tinggi |
|
High Risk |
|
Saham |
Likuiditas tinggi |
Harga fluktuatif dan tidak stabil |
|
High Risk |
|
Properti |
Harga naik seiring waktu |
Tidak mudah dicairkan |
|
High Risk |