logam mulia dan dinar
Logam mulia emas seperti kita tahu sejak dulu sudah menjadi sarana investasi karena memiliki manfaat sebagai lindung nilai terhadap aset seiring kontinuitas kenaikan harga emas dari tahun ke tahun. Emas juga merupakan alternatif lindung nilai yang aman untuk menjaga portofolio aset yang likuid.
Fungsi lindung nilai emas bisa dilihat dari fakta biaya menunaikan ibadah haji. Biaya berhaji ke Tanah Suci dari tahun ke tahun akan semakin turun jika dikonversikan dengan emas.
Biaya haji ke Tanah Suci, pada tahun 1997 membutuhkan 310 gram emas, namun 10 tahun kemudian, pada tahun 2007 turun menjadi 145 gram emas. Bahkan yang teranyar pada tahun 2023 ini biaya reguler naik haji embarkasi haji termahal membutuhkan Rp 55,9 juta yang senilai dengan tidak lebih dari 60 gram emas.
Hal ini sangat bertolak belakang dengan nilai uang kertas dimana biaya berhaji selalu meningkat dari tahun ke tahun jika menggunakan basis menabung dengan uang kertas.
Untuk dapat tercapai mimpi anda ke tanah suci, anda dapat mulai menabung emas dengan membeli emas tiap bulan sesuai kemampuan sampai tercapainya ongkos biaya haji. Sebagai contoh, jika anda mampu untuk membeli emas 5 gram tiap bulan, maka dalam waktu 2,5 tahun anda sudah dapat mendaftar haji.
So, pilih mana? Menabung rupiah atau menabung emas? Keputusan ada di tangan anda.