logam mulia dan dinar
Ini antara bagian penting dalam memahami tentang emas. Tahukah Anda emas adalah uang yang sebenarnya? Pada zaman dahulu emas dan perak dijadikan uang. Uang kertas pernah mengandalkan emas, namun sejak 1971 ia tidak lagi mengandalkan apa-apa. Ini menyebabkan uang kertas sebenarnya hanyalah nilai yang diperlakukan oleh negara. Negara yang menguasai mata uang semua negara adalah USD. Mereka dapat mencetak uang sesuka hati mereka dan ‘merampok’ hak negara lain dengan uang kertas ciptaan mereka.
Lihat saja di sekeliling kita, harga barang semakin naik. Inflasi menyebabkan daya beli semakin berkurang dan uang kertas semakin susut nilai. Contoh inflasi yang jelas, dulu dengan Rp 5.000 pergi ke pasar kita dapat beli macam-macam. Tapi sekarang dengan nilai uang yang sama yaitu Rp 5.000 kita hanya dapat membeli sedikit saja barang.
Uang kertas susut nilai, bagaimana pula dengan emas? Emas semakin bernilai. Selagi mata uang tidak mengandalkan emas, selagi itu pula harga emas akan naik untuk jangka panjang. Penurunan jangka pendek adalah sesuatu yang normal karena harga emas dipengaruhi oleh beberapa faktor lain juga yang akan dibicarakan di artikel lain nanti.